Golongan Kemampuan Manusia

January 21, 2016



Percayakah anda, sebuah makhluk hidup sebesar semut bisa meruntuhkan rumah anda? Binatang itu namanya rayap. Anda tidak tahu dari mana datangnya rayap. Pelan-pelan tanpa mengenal lelah rayap ini bertambah semakin banyak. Mereka berjuang terus-menerus siang malam dengan berjuta-juta temannya, dan lama-lama kayu rumah kita keropos dan robohlah. Apakah Anda pernah mendengar cerita klasik, bahwa seekor gajah dikalahkan dengan seekor semut. Karena semut bersemayam di dalam telinga gajah dan menyebabkan gajah terganggu emosinya dan memberontak kemudian tertimpa kandangannya sendiri, sementara semut masih tetap berada di dalam telinganya.




Dalam menghadapi sebuah masalah, perlu sekali untuk mengintrospeksi diri sendiri karena belum tentu masalah datang dari luar diri kita. Masalah bisa berada dekat di sekitar kita. Jangan mudah menyalahkan orang lain, keadaan, dan faktor yang tidak anda jangkau. Lihatlah lebih jernih bagaimana cara Anda berpikir dan bagaimana anda merasakan?. Karena begitu banyak keluhan dari direktur perusahaan, dan para pengusaha yang mengatakan bahwa kebanyakan karyawan mereka adalah orang yang gampang menyerah.

Dalam bekerja ketika menemukan sebuah kesulitan gampang mundur, lemah dan kurang daya juangnya. Padahal dunia pekerjaan sekarang adalah dunia yang sangat kompleks, penuh dengan orang – orang tangguh dan kreatif. Tidak ada tempat bagi orang yang loyo dan gampang bertekuk lutut. Dan kemampuan orang untuk terus berjuang dapat di ukur dari bahasa yang biasa digunakan dalam dunia motivasi yaitu "Adversity Quostion" yang berarti Kutipan Kesulitan.

Didalam Adversity Quostion kemampuan berjuang manusia di bagi menjadi 3 yaitu :


  • Climber, adalah orang yang pantang menyerah dalam segala kondisi untuk mencapai apa yang diinginkan. Tidak banyak kita temukan orang yang mempunyai kemampuan ini. Sebuah ungkapan yang biasa di ungkapkan dari golongan orang ini biasanya adalah "batu karang yang keraspun bisa hancur oleh hempasan ombak." Dari ungkapan ini kita bisa menangkap makna, yaitu sekeras dan sesulit apapun sesuatu, sesuatu itu pasti akan hancur/luluh jika kita tetap menghempasnya bagaikan ombak. Ketekunan dan kesabaran yang tinggi itu kunci dari orang golongan ini.
  • Camper, adalah yang merasa puas telah mencapai sebagian tujuannya dan berhenti di tengah jalan. Banyak kita temukan di dalam kehidupan kita. Kata-kata yang sering muncul “Ini sudah maksimal, mengapa harus dilanjutkan lagi.” Ataupun "Ini sudah cukup, jadi kita tidak perlu bersusah payah lagi." Jika di ibaratkan, orang golongan ini seperti macan/singa, dimana macan/singa akan berjuang untuk mendapatkan mangsanya, mereka akan berjuang hanya untuk mengisi perutnya saja, dan mereka akan berhenti berburu jika sudah mendapatkan mangsa. Kebanyakan mereka tidak memperdulikan kawanan atau kelompok mereka, yang penting bagi seekor macan tersebut adalah dia sudah mendapat mangsa untuk dia makan sendiri. Dan bagi kelompoknya dia tidak memperdulikannya walaupun dia akan berusaha membela kelompoknya apabila kelompoknya terancam yang intinya saling berebut daerah kekuasaan. Dan golongan orang ini biasanya terlihat sifat egoisnya.

  • Quiter, adalah golongan amatir, yang gampang menyerah ketika ada kesulitan. “Saya tidak cocok di bidang ini.” Atau ada juga yang mengatakan “Ini tidak masuk akal.” ataupun "Ini tidak menarik bagi saya" bahkan apabila di ungkapkan dengan ungkapan kasarnya akan seperti ini "Saya tidak suka kok". Ketahuilah, Suka atau tidak, cocok atau tidak, benar atau tidak, setiap sesuatu yang kita temui atau yang kita alami, sebenarnya ada point yang bisa membuat kita membuka wawasan dan cara berfikir kita walaupun itu hanya sedikit atau kurang dari 1%. Sehingga kebanyakan orang dari golongan ini sering frustasi atau menyerah bahkan stres karena orang dari golongan ini tidak menemukan caranya/solusinya. Sehingga membuat kesal dan mudah menyerah.





Beberapa Prinsip Orang - Orang Tangguh Yaitu :


Apa yang dikerjakan sangat menyenangkan hatinya.


Ada tujuan yang jelas bahwa dia harus melakukannya


Harus tahu apa yang benar-benar di inginkan


Bertindak sesuai rencana untuk mencapainya

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »