Menikah

March 09, 2016

menikah

Menikah, bisa jadi yang didambakan banyak orang, akan tetapi ada juga yang menjadi momok bagi para lelaki, akan tetapi dorongan mental dari sepasang kekasih ini bisa jadi motivasi, walau mereka berbeda agama.

Cewek : "Sayang, kenapa sih selama pacaran kamu kok jarang memeluk aku?, jarang bergandeng tangan mesra?, apa kamu tidak sepenuhnya cinta sama aku?"
Cowok : "aku cinta kok sama kamu, dan aku juga tahu bahwa wanita itu adalah satu dari sekian banyak makhluk ciptaan tuhan yang istimewa, oleh karena itu, aku tidak mau mengotori atau menggores makhluk yang istimewa seperti kamu."
Cewek : "kok kamu berfikir seperti itu? aku ini pacar kamu, liat dech orang-orang sekarang kalo pacaran, mereka selalu bergandeng tangan mesra, saling memeluk dengan kasih, yah, mungkin ini kali ya kalo kita berbeda agama?"
Cowok : "emang kalo kita berbeda agama jadi masalah? karena yang aku tahu, indonesia itu bukan hanya berbeda agama, bahkan berbeda suku, berbeda budaya, mereka pun masih bisa hidup berdampingan" sembari tersenyum.
Cewek : "iya aku tahu kalau negara, tapi ini kita sayaaaang, kita berdua."
Cowok : "Sayang, aku umpamakan yach, apabila kamu dapat hadiah yang sangat kamu dambakan dan idam-idamkan, yang akan sayang lakukan kira-kira apa?
Cewek : "Yaaa, pasti aku rawat lah, aku bersihkan dari debu, aku semprot parfum biar wangi, yaaaa seperti itu lah sayang, terus mungkinkah kamu mengumpamakan ini seperti aku? aku yang akan kamu rawat? aku yang akan kamu semprot parfum? atau kamu beliin aku parfum?" sambil tertawa bercanda.
Cowok : "Ya, seperti itu, dan cara merawat seseorang yang aku cintai seperti kamu, sebenarnya sudah ada buku panduan, tinggal bagaimana saya melakukan, mungkin kamu ingin seperti orang-orang yang lain, tapi ada cara yang berbeda untuk merawat dan menjaga seseorang yang aku cintai seperti kamu."
Cewek : "Stop dech, buku panduan yang kamu maksud itu pasti kitab kamu? Sayang, plis dech, kitab kita berbeda, kalo kamu melakukan yang ada di dalam kitab kamu, belum tentu cocok dengan kitab ku, begitu juga sebaliknya, kalo di bahas lagi kita pasti berantem, kamu udah sering nyritain yang ada dalam kitab kamu, aku juga sering ngomong ke kamu yang ada di kitab aku. Sayang, jujur dech, kamu mau aku masuk ke agamamu? atau mungkin kamu mendoktrin aku agar aku mau masuk ke agamamu?
Cowok : "aku tidak ada maksud untuk memaksa kamu, atau mengajak kamu pindah agama sayang, karena kamu sejak kecil udah di besarkan oleh agamamu, dan aku dilarang untuk memaksa orang lain pindah agama ke agamaku, karena itu adalah perintah tuhanku, bahwa : tidak ada paksaan untuk memasuki agama. Selain itu aku juga senang ketika kamu membacakan ayat pada kitab kamu, karena aku juga harus mempercayai dan mengimani kitab selain kitabku. Dengan catatan bahwa kitab aku harus aku dahulukan dan aku utamakan sayang"
Cewek : "tapi kenapa kita pacaran aja tidak seperti orang lain? dan pasti kamu hanya tersenyum, sekalipun kamu ngomong, kamu pasti bilang kalau kita punya cara berpacaran sendiri dan berbeda dengan orang lain, kalo aku tidak mendesak kamu dengan pertanyaan, kamu tidak menjawab?"
Cowok : "Sayang, tugas ku hanya menyampaikan pesan, pesan yang ada pada kitab ku, kalo sayang tidak mau menerima, abaikan saja. Aku sayang ama kamu, jadi aku ingin merawat dan menjaga kamu dengan cara ku sendiri,
Cewek : "Gini aja dech, kamu tulus cinta ma aku g?"
Cowok : "Iya sayang, aku cinta ama kamu"
Cewek : "aku mau bukti kalo kamu cinta ma aku, sekarang aku mau tanya, kapan kamu akan menikahi ku?"
Cowok : "kalo kamu bener-bener siap dan bersedia aku nikahi, besok InsyaAllah aku akan ajak orang tua ku kerumah kamu untuk melamar kamu, gimana?"
Cewek : "beneran nich? tapi bagaimana nanti kalo kita sudah menikah? apa aku harus pindah agama?
Cowok : "Sayang, aku tidak diperbolehkan untuk maksa orang pindah agama, bahkan keluargaku sendiri, untuk pindah atau tidak itu harus dari keinginan dari orang itu sendiri. dan permintaan aku nanti setelah kita menikah, yang utama, ingatkan aku ketika akan masuk waktu sholat, dan bangunkan aku jika aku ketiduran untuk melakukan sholat malam."
Cewek : "Iya sayang, aku akan selalu ingetin kok, tapi apa orang tua kamu setuju kalo kita menikah? kita kan beda agama! orang tua kita juga berbeda agama, bagaimana kalo kita tidak di restui?"
Cowok : "Sayang, tujuan utama aku beserta orang tua aku itu untuk melamar kamu, dan pastinya akan ada pembicaraan soal beda agama, entah itu cara pernikahaannya, nikahnya bagaimana, nikahnya dimana, dan kalo hanya di angan-angan saja bagaimana kita dapat kepastian? solusi awalnya yang pasti orang tua aku bertemu dengan orang tua kamu, kalo nantinya setelah menikah kita akan bagaimana, itu tergantung kita yang melakukan, yang pasti kewajiban aku nanti menafkahi kamu, merawat kamu, menjaga kamu, layaknya orang tua kamu dulu ketika membesarkan kamu, menjaga kamu, mendidik kamu, merawat kamu."
Cewek : "misalnya kita tidak di restui?"
Cowok : "Yah, yang pasti kita akan jadi sahabat, sahabat yang saling mengisi, sahabat yang saling mengasihi, dan pastinya sahabat yang saling mengerti, dan mengembalikan rasa cinta ini menjadi sahabat itu memang sulit dan sakit, tapi setidaknya kita sudah pernah berusaha, kita sudah pernah menjalin kasih, dan yang terpenting kita selama ini pacaran dengan cara yang berbeda, jadi kalo orang tua kita tidak merestui, aku akan menghibur kamu agar kamu bisa mengatasi rasa sakit dan kecewa itu, walau aku sendiri merasakannya, karena aku sudah berjanji kalo aku akan menjaga kamu"
Cewek : "aku takut sayang, kalo kita tidak direstui, aku takut kehilangan kamu, kamu mungkin mudah bicara, tapi nanti belum tentu bisa hayo?"
Cowok : "aku juga punya rasa takut kehilangan kamu, tapi aku sendiri harus ingat, bahwa kamu yang aku cintai ini adalah titipan tuhan, jangan kan kamu, orang tua aku sendiri itu pun hanya titipan, karena aku tidak bisa menolak atau menghentikan ketika tuhan mengambil apa yang telah di titipkan kepada aku"
Cewek : "terus selanjutnya bagaimana?"
Cowok : "aku akan berusaha untuk melamar kamu, dan tetaplah kamu dalam iman kamu, janganlah merubah iman kamu karena terpaksa."
Dan dalam hati si cowok berdo'a, semoga cewek yang dicintainya mendapat petunjuk dan hidayah-Nya
Cewek : "sayang, berarti kamu sudah siap dengan resiko kelak?"
Cowok : "aku adalah laki-laki yang kelak akan menjadi pemimpin, sekarang aku antar kamu pulang, dan aku ingin bertemu dengan orangtua kamu, untuk selanjutnya sudah aku pasrahkan pada tuhan, yang penting aku berusaha"
loading...

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »