Terkadang Kita Harus Meluapkan Emosi Karena Alasan Ini

October 11, 2016
Mungkin sebagian orang sangat mudah untuk menunjukkan ekspresi kemarahan terhadap hal yang tak disukai, namun tak banyak juga sebagian orang yang hanya bisa terdiam ketika hal yang tak disukai menghampirinya, fikirnya meluapkan emosi merupakan hal yang tak seharusnya dilakukan.

Kata “gak papah” dan senyuman renyah dari bibirmu merupakan andalan pamungkas untuk menyembunyikan kekecewaan atau emosi yang sedang melanda ketimbang harus memperpanjang masalah dengan meluapkan seluruh emosi.

Mungkin kamu termasuk orang yang Legowo dalam menerima semua penderitaan, tapi jangan salah sifat legowo ini tadi justru dapat memicu orang lain untuk memanfaatkanmu. Maka dari itu sobat, inilah 5 alasan agar kamu berfikir bahwa meluapkan emosi itu penting.

Baca Juga : Inilah 8 Fakta Menarik Dari Warkop DKI

1. Gunakan cara pintar untuk meluapkan emosi, agar marah - marah bukan menjadi suatu kebiasaan dan pemarah bukanlah sifatmu.

Gunakan cara pintar untuk meluapkan emosi, agar marah - marah bukan menjadi suatu kebiasaan dan pemarah bukanlah sifatmu.
Sumber : www.segiempat.com

Seseorang tidak akan marah jika tidak ada pemicunya, alasan lah yang kita butuhkan untuk dapat meluapkan emosi. Jika nyali mu tak cukup kuat untuk meluapkan emosi pada seseorang yang telah menyakitimu maka benda matilaah salah satu hal yang dapat kamu gunakan untuk meluapkan emosi, entah berupa tulisan disecarik kertas, atau dengan memukul guling dan boneka dikamarmu.

 Luapkan saja emosi mu hingga perasaanmu menjadi sedikit lega, setelah emosimu membaik tarik nafaas dalam-dalam dan keluarkan sambil memaafkan kesalahan seseorang yang telah menyakiti hatimu

2. Kamu bisa disepelekan karena tidak bisa marah

Kamu bisa disepelekan karena tidak bisa marah
Sumber : www.geviral.com

Sesekali kamu perlu menunujukkan amarahmu agar kamu dianggap orang yang berkepribadian tegas dan bukan orang yang main main. Jika kata “gak papah” terus terucap dari bibirmu, maka orang lain tidak akan menganggapmu ada bahkan mereka akan terus menyepelekanmu. Mereka akan terus beranggapan “santai saja kalo sama dia, nggak akan marah juga”.

Baca Juga : 7 Cara Mudah Merawat Burung Lovebird Agar Rajin Gacor Dan Ngekek Panjang

3. Jangan terlalu takut dibenci, hanya karena kamu menunjukkan amarahmu.

Jangan terlalu takut dibenci, hanya karena kamu menunjukkan amarahmu
Sumber : www.bintang.com

Teman yang menyayangimu tak akan membencimu hanya karena kamu marah, marahmu yang beralasan itu akan membuat temanmu berfikir bahwa kemarahanmu adalah wajar. So.. luapkan amarahmu jangan takut dibenci  

4. Ramah dan lapang dada memang penting, tapi kalau disakiti marah juga penting dong

Ramah dan lapang dada memang penting, tapi kalau disakiti marah juga penting dong
Sumber : www.tipspengembangandiri.com

Menjadi orang yang lapang dada memang baik tapi super lapang dada juga bisa jadi gak baik, memaklumi kesalahan orang lain  merupakan hal yang bijak namun batasan - batasan haruslah ada agar orang lain tidak terus berbuat kesalahan.

Baca Juga : 6 Cara Alami Mengatasi Jerawat Pasir Yang Membandel

Setidaknya sikapmu yang super lapang dada itu tidak menyesatkan orang lain, kamu sesekali harus marah untuk membuat efek jera pada orang lain agar tidak berbuat salah. Marahlah untuk menyelamatkan orang lain juga dirimu.

5. Meluapkan amarah adalah manusiawi

Meluapkan amarah adalah manusiawi
Sumber : www.ummiindonesia.com

Beragam ekspressi dan emosi merupakan sifat manusiawi termasuk ekspressi marah. Maka wajar saja jika kamu marah karena itu merupakan salah satu anugerah dari yang maha kuasa. Kamu adalah manusia biasa bukanlah malaikat, maka luapkan saja amarahmu dalam batasan wajar agar perasaanmu lebih tenang.

Kata - kata “gak papah” dan senyuman manis yang selalu nampak darimu ketika orang lain menyakitimu haruslah sedikit dikurangi, luapkan amarahmu dalam batasan wajar agar kamu tidak disepelekan orang lain.. tetap ingat batasan - batasan ketika meluapkan emosi, okay sobat buang bosan 
loading...

Share this

Kumpulan artikel yang jauh dari unsur diskriminasi, pornografi, isu sara, politik dan berita-berita sensitif lainnya

Related Posts

Previous
Next Post »